Kamis, 30 Mei 2013

Menepis Asa

Ternyata, bintangku kali ini tersimpan rapi dibalik awan. Ya, aku pun bingung. Entah apa yg dilakukannya di balik awan sana. Kamu tidak ingin menemuiku ya?

 Aku tahu, aku memang manusia biasa, yang gak punya apa-apa buat dibanggain..Aku memang cewek biasa banget yang kemana-mana cuma sanggup pake flat shoes..
Aku juga cuma punya keberanian dan kemantapan hati untuk terus melaju kedepan, meski tanpa pegangan apapun di kanan kiri tubuhku..

Bahwasannya hidup harus terus berjalan, apapun rintangannya, aku tahu itu..
Bahwasannya jalan hidup tak selalu mulus bak jalan tol, aku juga tahu..

Tapi bisakah kali ini kau tak meninggalkanku, bintang?
Berualng kali kau meninggalkanku, meski aku sudah bertahun-tahun setia berada disampingmu..

Awan itu memang putih, tapi bisakah kau melihat lebih jelas, bintangku?
Ia hanya terdiri dari butiran-butiran air laut yang nantinya akan menurunkan hujan!.
Ia tidak seperti ku yang bisa bercengkrama denganmu berlama-lama..
Ia tidak seperti ku yang bisa membuatmu tertidur pulas setelah bermain seharian..

Awan itu memang bagus sekali bentuknya, tapi bisakah kau tidak terkecoh dengan kehadirannya?
Ia hanya sesaat, sedangkan aku selamanya..
Harusnya kau mengerti itu..
Harusnya kau hargai aku yang bertahun-tahun ada disampingmu..

Kau hanya terkecoh awan yang tampak bagus diluar, bintang..

Kau lupa, jika malam, awan-awan itu akan menghilang!.Tetapi aku takkan pernah pergi darimu, bintang..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar