Mengapa setelah hujan turun, engkau tak datang bintang? Padahal aku menunggumu..Menunggu kehadiranmu, untuk menghiasi malamku..
Kenapa? Apa..kau sudah malas untuk menampakkan diri, karena didului hujan tuk menyapa alamku?
Padahal, aku merindukanmu..
Aku rindu tuk duduk sendirian dibawah malam, menemanimu bersinar..
Aku rindu tenggelam dalam pekat gelap, untuk kemudian membaur dengan dinginnya angin yang menusuk igaku..
Hanya bintang yang tahu, kemana arah hidupku kan berjalan..
Kemana kaki ini kan melangkah pasti..
Apa harus kulewati batuan terjal diujung sana? Ataukah harus kulewati rel kereta berkarat yang ada disudut kota?
Mengapa tak ada arah penunjuk jalan? Apa aku harus tersesat lebih dulu, untuk kemudian menemukan jalan yang benar?
Atau, aku yang tak bisa memahami, jalan mana yang paling baik untuk kulewati?
Bintang..
Bisakah malam menenggelamkanku saja?
Kenapa kau tak bisa membawaku ke alammu, langit tanpa batasan lapis?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar