Rabu, 17 April 2013

Semesta Begidik

Tuhan bilang TIDAK!

Ya, Tuhan bilang TIDAK!

Aku tahu, aku yang salah. Salah berdiri ditempat seperti ini. Salah, karena aku melawan takdir yang seharusnya. Dan salah, karena aku berharap dunia tahu yang sesungguhnya. Aku ingin semesta tahu, bahwa aku sedang jatuh secinta-cintanya.. Aku ingin semesta menjawab tanyaku seutuhnya..

Cinta memang perasaan paling fenomenal.. Rasa paling dahsyat se-semesta..
Hingga terkadang semesta ikut bergidik, ketika cinta telah datang dan mengatur hidup manusia..

Ahh..andaikan cinta ini tidak punah, pasti aku akan menjelma menjadi wanita paling beruntung di permukaan bumi.. Pasti akan kubelai dengan sepenuh jiwaku, hingga cinta itu takkan pernah berpaling ke lain dunia..

Sayang..Tuhan bilang TIDAK..
Kenapa?
Aku tak tahu mengapa.. Tuhan bilang, ketika Dia bilang TIDAK, pasti ada yang lebih baik dari ini..
Meski mataku terus menerus menolak takdir ini.. Meski hati terus menerus ingin mengajak perang dengan logikaku sendiri..

Takdir tetaplah takdir, yang selalu minta dimengerti..

Semesta, meski bergidik, namun bukan karena cinta itu hadir, namun kini berubah..
Semesta bergidik karena cinta kembali punah..
Aku memang jatuh secinta-cintanya, tetapi kemudian aku juga patah sepatah-patahnya..

Tuhan, bisakah Kau beri aku alasan atas ke-TIDAK-an itu?
Mengapa hatiku terus berkata YA ?
Mengapa jiwaku terus berkata TLAH KUTEMUKAN CINTA ?


Takdir memang selalu minta dimengerti..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar